Home / Kabar daerah

Kamis, 29 September 2022 - 18:01 WIB

Alami Sakit Hidrosefalus, Balita di Matim butuh Uluran Tangan

Maria Sesillia Balita Penderita Hidrosefalus. Foto; Relis Sarong | DENORE.ID

BORONG, DENORE.ID ] Dokter mengatakan bahwa Maria Sesillia  mengalami penyakit Hidrosefalus. Penyakit yang bisa menyebabkan penderita mengalami gangguan tumbuh kembang hingga penurunan kecerdasan bahkan kerusakan otak akibat penumpukan cairan di rongga otak.   

Di usianya yang masih sangat belia, Sesillia harus menanggung rasa sakit akibat penyakit yang dideritanya itu sejak masih berusia enam bulan dalam kandungan Ibunya. Ia terus tumbuh dalam rangkulan kasih meski dengan keterbatasan kedua orang tuanya. Kedua orang tuanya meyakini, Sesillia adalah malaikat kecil pemberian Tuhan

Ujian seberat itu, Hendrika Ndondi  mengakui bahwa dirinya sempat didera rasa putus asa apalagi pada saat dokter menyarankan agar Sesillia sebaiknya dibawa ke Rumah Sakit Sanglah- Denpasar untuk dioperasi yang hingga kini belum bisa dilakukan kedua orang tua Sesillia. Akibat terkendala biaya yang tentu tidaklah sedikit. 

Meskipun sebelumnya ibu Sesillia mengungkapkan, selama ini ada keluarga yang berbaik hati ikut membantu menanggung beban yang dialami dirinya dan suami. Mereka adalah pasangan mama Benedikta Saka dan  Donatus Jelatu.

Pasangan Mama Edit Saka dan Donatus Jelatu terus berjuang dengan sisa tenaga yang mereka miliki demi terjawabnya kerinduan mereka agar Sesillia bisa sembuh dan menjalani kehidupan seperti anak-anak lainnya. Meski telah di usia senja 

Di kediamannya, seperti yang dikatakan Ibu Sesillia bahwa Mama Edit menjelaskan Sesillia sudah mengalami sakit sejak berusia 6 bulan dalam kandungan Ibunya.

“Waktu Ibunya mengandung, saya melihat seperti ada varises di salah satu kakinya. Untuk memastikan itu, saya kemudian mengantarnya ke dokter.  Sesampainya di dokter diperiksa, namun pada saat itu belum ada tanda-tanda bahwa bayi yang ada dalam kandungan ini mengalami gangguan. Namun pada saat itu dokter menyarankan saya untuk periksa lebih lanjut ke dokter kandungan. ” Kisah Mama Edit Mantan Kepala Sekolah SMAN 4 Borong itu

Menurut Mama Edit saat itu ia mendatangi Dokter Yori memastikan kondisi kesehatan bayi yang ada dalam kandungan Hendrika, setelah diperiksa Dokter Yori bahwa bayi yang ada dalam kandungan memang diduga mengidap penyakit. Hingga Dokter Yori menyarankan agar segera periksa lebih lanjut di dokter kandungan terkait hasil pemeriksaan itu

Kisa disampaikan Mama Edit ini diketahui juga bahwa pada usia 9 bulan bayi Sesillia dilahirkan melalui operasi caesar dengan biaya sendiri tanpa potongan dari BPJS karena pada waktu itu BPJS ternyata sudah tidak aktif. 

“Setelah dilahirkan melalui operasi caesar, bayi Sesillia terpaksa harus berada dalam tabung inkubator karena pada saat itu kondisinya belum stabil mungkin disebabkan oleh penyakit yang diderita itu. Sejak saat itu hingga sekarang pihak keluarga sudah berusaha namun masih terkendala biaya.” Kisa Mama Edit 

Dirinya berharap ada banyak hati di luar sana yang akan berkenan dan tergerak menolong Sesillia agar dapat menjalani operasi dan pengobatan sehingga Sesillia dapat menjalani kehidupan layaknya seperti anak-anak lainnya yang sedang merenda hari depan dengan impiannya sendiri. 

“Kami sangat berharap ada pihak di luar sana yang tergerak hatinya untuk mau membantu bayi Sesillia. Sesillia sekarang ini semakin hari semakin kurang baik kondisinya. Dokter menyarankan kami untuk segera membawanya ke Bali untuk dioperasi. Hanya hingga saat ini masih kekurangan biaya karena untuk operasi, kabarnya uang yang harus kami punya maksimal Rp.15.0000.000( Lima Belas Juta Rupiah)” tutur Mama Edit dengan penuh harap 

Sejauh ini pihak keluarga sedang berupaya mengajukan permohonan bantuan ke Pihak Pemerintah Daerah Manggarai Timur agar memperoleh BPJS kesehatan. Dan saat ini pihak Pemda Matim sudah mengakomodir permintaan dari pihak keluarganya itu. Namun dibantu secukupnya sebab masih terkendala pada keuangan

Demikian bila hati kita tergerak, jika kasih kita tergugah, bisa memberikan bantuan lewat nomor rekening yang tertera dan nomor kontak dari pihak keluarga bayi.

Nomor Rekening  : 2257-01-000030-50-9

Kontak Person     : 081239935628

Penulis : REDAKSI | Denore.id

Share :

Baca Juga

Kabar daerah

‘Fee 5%’ PMKRI Ruteng Desak Polres usut Tuntas

Kabar daerah

Jalan berlubang di Tambak Cepi Watu diperbaiki pertengahan September 2022

Kabar daerah

DPC Perindo LLS Mengkover Partai ke Kecamatan LLS

Kabar daerah

Direktur CV. Chavi Mitra Akhirnya Lunasi Upah Pekerja di Desa Golo Paleng

Kabar daerah

Pemda Matim Diminta Tertibkan Harga Minyak Goreng

Kabar daerah

Proyek TPT Dikeluhkan Warga, Kades Balus Permai Salahkan Warganya

Kabar daerah

Hari ini PPO Matim Keluarkan Surat Panggilan Pada Kepsek SMPN 14 Borong

Kabar daerah

‘Ronda’ iringi Heremias Dupa Daftar Calon Wakil Bupati Manggarai Timur