Home / Pendidikan dan Sastra

Rabu, 13 April 2022 - 23:26 WIB

Bergerak Cepat, Wujudkan Generasi Literasi

Foto Bersama-Jajaran Pengurus Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) Manggarai Timur foto bersama Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH.MHum. Foto/dokumentasi FTBM Matim

Foto Bersama-Jajaran Pengurus Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) Manggarai Timur foto bersama Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH.MHum. Foto/dokumentasi FTBM Matim

BORONG, DENORE.ID- Hari yang dijanjikan selalu datang pada orang yang tepat dan berpihak pada tujuan yang hebat. Jarum jam menunjukkan pukul  09.00 Wita pada Rabu (14/4/2022). Pengurus Daerah Forum Taman Baca Masyarakat (PD-FTBM) Manggarai Timur bergerak dari sekretariat di Jln. Ki Hajar Dewantara, Golo Karot Borong menuju Lehong, pusat Ibukota Kabupaten Manggarai Timur.  Tujuannya bertemu  Kepala Dinas  Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadis PPO) dan Bupati Manggarai Timur.

Perjuangan membutuhkan proses. Namun, bukan tanpa rintangan. Kami sedikit telat dari waktu yang disepakati. Sebab sepeda motor yang dikendarai  rekan kami mengalami masalah teknis. Tapi, semuanya bisa diatasi. Untuk sebuah niat yang tulus, pasti ada jalan keluar yang mulus.

Benar. Bapak Kadis PPO hendak keluar untuk pertemuan. Kami berpapasan di pintu kantornya. Namun  karena cintanya yang besar terhadap pengembangan literasi di bumi Manggarai Timur. Beliau dengan ramah tanpa ada rasa kecewa mengajak kami masuk ruangan kerjanya. 

Pertemuan kedua bersama Kadis PPO merupakan  tindak lanjut dari pertemuan pertama pada Senin (3/4/2022). Bersama Kadis dan Sekretaris Dinas PPO, Rofinus Hibur Hijau kami berdiskusi.  Agenda yang kami sepakati hari itu adalah mendorong generasi Manggarai Timur untuk mengenal dan mencintai literasi (baca-tulis).

Terhadap agenda tersebut  Kadis PPO  punya cara pikir visioner. Hampir sebagian pemikirannya berpihak pada generasi Manggarai Timur. “Saya selalu tekankan pentingnya membangun budaya baca sejak dini. Kita jangan pasrah dengan keterbatasan sarana dan prasarana. Anak anak sudah ada potensi, kalau bisa dorong anak anak lahirkan karya  mereka. Terima kasih banyak sudah mendukung Dinas PPO MaTim,” cetus Kadis Basilius Teto S.E di ruang kerjanya (Rabu, 13/4/2022).

Itulah gambaran pertemuan kedua bersama Kadis PPO. Selanjutnya kami disuguhkan minuman kopi. Terasa at home. Diskusi lanjutan terkait hal hal teknis kami lanjutkan bersama Sekdis PPO, Rofinus Hibur Hijau M.Pd di ruang kerjanya. Termasuk diskusi ringan kegiatan 20 Mei mendatang dalam rangka memeriahkan hari pendidikan Nasional.

Setelah pertemuan bersama Kadis PPO, sekitar pukul 11.00 Wita, PD-FTBM,  bergerak bertemu  Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas S.H.,M.Hum. kami menunggu giliran untuk masuk ruang kerja bupati. Tak lama berselang Bupati Ande keluar dari ruangan kerjanya seraya menyapa kami pengurus FTBM Manggarai Timur. Setelah basa basi kami menyerahkan berkas AD/ART dan pengurus FTBM Manggarai Timur. 

Dalam pertemuan singkat tersebut, PD- FTBM Matim menyampaikan bahwa FTBM sebagai rumah bersama (ruang belajar literasi baca-tulis) siap bermitra, bersinergi, dan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur dalam meningkatkan kompetensi literasi bagi generasi di seluruh pelosok Manggarai Timur.

Kanis Lina Bana tampil khas dengan topi Rongga, sebagai Ketua Divisi Pelatihan FTBM-Matim. Berhadapan dengan Bupati Ande, Kanis menyampaikan rencana tindak lanjut  kegiatan FTBM Matim. “Sebagai langkah konkritnya, melakukan safari literasi ke setiap sekolah mulai TK, SD, SMP dan SMA/K dengan pendampingan dan pembinaan literasi yang berkelanjutan hingga melahirkan produk literasi,” jelasnya.

Sementara percakapan, saya menerawang ke sudut jendela ruangan Bupati Manggarai Timur. Langit sudah agak terang. Tidak ada awan mendung. Tampak senyum sumringah dari wajah Bupati Ande.”Oke, selaku pemerintah saya dukung program baik ini. Kembangkan potensi sumber daya manusia menuju Indonesia unggul. Bekerjalah dengan hati untuk generasi muda kita. Semoga lahir penulis penulis muda dari Manggarai Timur,”  imbuhnya.

“Ibarat sedang mendayung sebuah perahu. Kita tidak bisa mendayung satu sisi saja. Butuh dua sisi. Kiri dan kanan. Agar seimbang sampai tujuan,” tutup Bupati Ande

Begitulah spiritualitas kerja. Bekerja dengan hati. Perlu kerja sama semua stakeholder. Tidak ada keraguan dalam diri kami. Diskusi  singkat dan renyah nan apik. Terukur. Di mana ada air di sana ada kesejukan dan kehidupan. Bekerjalah layaknya air mengalir. Membawa kesejukan untuk banyak orang. Pertemuan singkat ditutup dengan foto bersama. (Ino Sengkang/Ketua FTBM Matim)

Share :

Baca Juga

Pendidikan dan Sastra

SENJA TANPA NAMA

Pendidikan dan Sastra

Buku Catatan Wela

Bahasa dan Sastra

“Aspira” Sebagai Inspirasi

Pendidikan dan Sastra

Fungsi Bambu bagi Manusia (Bagian 2)

Pendidikan dan Sastra

SMPN 18 Borong, Berdaya di Atas Keterbatasan

Bahasa dan Sastra

FATAMORGANA

Pendidikan dan Sastra

Yayasan Swadarma Bhakti Utamakan Kecerdasan Anak Didik

Budaya

Cerlang Budaya SMP Negeri 5 Borong