Home / Kabar daerah

Rabu, 27 April 2022 - 05:49 WIB

Direktur CV. Chavi Mitra Akhirnya Lunasi Upah Pekerja di Desa Golo Paleng

Perwakilan Para Pekerja Lapen dari Desa Golo Paleng Melaporkan Kontraktor di Disnakertrans Matim sebelum Upah Mereka di Bayar. Foto/Iren Saat/Denore.id

Perwakilan Para Pekerja Lapen dari Desa Golo Paleng Melaporkan Kontraktor di Disnakertrans Matim sebelum Upah Mereka di Bayar. Foto/Iren Saat/Denore.id

BORONG, DENORE.ID – Direktur CV. Chavi Mitra, Vitus Yulius Nggajo, akhirnya melunasi upah 33 pekerja proyek Lapisan Penetrasi (Lapen) di Desa Golo Paleng, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Pelunasan itu dilakukan setelah adanya upaya pekerja menuntut hak mereka melalui pemberitaan media dan pengaduan ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Manggarai Timur, selama kurun waktu hampir dua bulan.

Meskipun kecewa dengan keterlambatan itu, namun para pekerja tetap mengapresiasi tanggung jawab pihak kontraktor.

“Biar lambat, tapi kami tetap bersyukur kontraktor masih bersedia untuk tanggung jawab. Patut kami ucapkan terima kasih untuk itu,” ungkap Safrianus Sensi Kepada Denore.id, Rabu (27/04/2022)

Keterlambatan itu kata Safrianus, hendaknya menjadi bahan evaluasi juga bagi Pemerintah Desa (Pemdes) Golo Paleng. Ia meminta ke depannya agar selektif dalam memilih mitra kerja.

“Ini jadi catatan bagi Pemdes Golo Paleng agar kedepannya benar-benar selektif memilih kontraktor. Jangan percaya lagi kontraktor nakal yang mengorbankan para pekerja,” tukasnya.

Ia lantas menyampaikan apresiasi terhadap usaha Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Manggarai Timur yang telah memediasi persoalan ini.

“Ini juga berkat upaya Disnakertrans Matim yang berhasil memediasi persoalan ini. Juga kepada semua teman-teman media yang terus membantu kami mengadvokasi masalah ini. Terimakasih banyak,” ucapnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Fridus Jahang, melalui Kabid Ketenagakerjaan dan Industrial, Mikael Hamid, saat dikonfirmasi Denore.id, Rabu (27/04/2022) membenarkan hal itu.

“Pihak kontraktor sudah bayar langsung sisa HOK pekerja yang belum dibayar sebesar Rp.12.900.000,00 pada Senin 25 April. Pihak kontraktor bayar upah para pekerja tersebut setelah Pemdes melunasi sisa anggaran proyek yang belum terbayar,” ungkapnya.

Dikatakan Hamid, Kontraktor sudah beritikad baik melunasi upah para pekerja, meski tidak melalui mediasi di kantor Disnakertrans. Baginya, dengan pelunasan itu, berarti persoalan dinyatakan selesai.

“Pada prinsipnya, kontraktor sudah bayar semua tunggakan upah para pekerja. Karena itu, persoalan selesai dan kontraktor sudah sampaikan pelunasan pembayaran HOK itu ke tim Disnaketrans Matim. Jadi tidak perlu lagi pencabutan laporan seperti di kepolisian,” tandasnya.

Setelah polemik upah para pekerja selesai, CV. Chavi Mitra juga diduga belum melunasi hak warga Desa Golo Paleng yang mengaku belum mendapat pelunasan uang material batu dan kayu untuk pekerjaan proyek Lapen tersebut.

Seorang warga yang enggan dimediakan namanya mengaku, utang yang masih tersisa pada CV. Chavi Mitra sekitar Rp.1.300.000.

“Ada beberapa pekerja yang direkrut pihak kontraktor untuk kerjakan Lapen, juga diminta untuk pengadaan material kayu dan batu. Namun uangnya belum dibayar. Saya berharap pihak kontraktor segera melunasinya,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur CV. Chavi Mitra, Vitus Yulius Nggajo, saat dikonfirmasi Denore.id via WhatsApp, Rabu (27/04/2022) belum merespons.

Penulis : Iren Saat/Denore.id

Share :

Baca Juga

Kabar daerah

Open Turnamen Kompol Yulianik Cup I, Kualitas dan Jam Terbang

Kabar daerah

Kontraktor Lapen di Desa Golo Paleng Matim Tipu Pekerja

Kabar daerah

Pekerjaan Rumah Sakit Pratama Watunggong Berantakan

Kabar daerah

Mantan Camat Nakhodahi DPC Partai PERINDO Rana Mese

Kabar daerah

Kemarau Sosial di Kabaru, Hujan Berkat di Lambanapu

Kabar daerah

‘Ronda’ iringi Heremias Dupa Daftar Calon Wakil Bupati Manggarai Timur

Kabar daerah

Warga Mondo Kesal, Aliran Listrik Tak Kunjung Masuk

Kabar daerah

Poster lucu aksi fee 5 % ‘satire’ PMKRI Ruteng