Ferdy Hasiman berbagi Ilmu di SMAK Pancasila Borong 

Ferdy Hasiman foto bersama civitas akademika SMAK Pancasila Borong usai berbagi ilmu. Foto: Nardin denore.id

BORONG, DENORE.ID ] Peneliti Alpha Research Database, Ferdy Hasiman bersama mantan Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau MIND ID, Orias Petrus Moerdak mengunjungi SMAK Pancasila Borong pada Senin, (15/5/2023) sore. Keduanya hadir berbagi ilmu pendidikan bagi civitas akademika Pancasila Borong.

Dalam pendidikan itu, Ferdy berbicara sebagai pengamat tambang dan energi yang tugasnya mengkritik. Sedangkan Orias berkisah tentang pengalaman saat menjabat sebagai Dirut sekaligus tentang tambang migas dan motivasi bagi siswa dan siswi SMAK Pancasila Borong

Sebagai pengkritik Ferdy mengatakan ‘jadi tidak semua hal baik adanya, kalau semuanya baik pasti tidak ada yang melihat. Oleh karena itu penting juga orang seperti saya ini untuk mengkritik apa yang dilakukan oleh Dirut seperti Pak Orias’ kata Ferdy Calon DPD-RI itu

Ferdy menjelaskan, produksi minyak di seluruh republik ini setiap hari 750 ribu barel per hari yang produksinya di lapangan minyak baik di darat maupun di laut. Dari seluruh lapangan minyak kita di seluruh Indonesia ini ternyata produksinya hanya 750 ribu sedangkan kebutuhan bensin, solar itu kebutuhan 1,5 juta barel per hari artinya kita kekurangan minyak hampir 700 ribu barel per hari. Jadi 700 ribu yang kurang itu kita beli minyak impor dari luar untuk bisa memenuhi kebutuhan distribusi BBM di seluruh Indonesia

“Jadi teman-teman pernah lihat demonstran karena harga BBM naik, kenapa naik, itu karena produksi kita hanya 750 ribu barel. Itu artinya kita kekurangan lebih besar. Karena itu Kementerian keuangan harus mengeluarkan APBN itu membeli minyak dari luar. Jadi total yang dikeluarkan dari pemerintah untuk subsidi untuk membeli minyak dari luar itu hampir mencapai 300 sampai 500 triliun. Inilah hal-hal yang perlu diketahui teman-teman SMAK Pancasila Borong yang nantinya akan belajar lebih lanjut” jelas Ferdy penulis Buku Freeport ‘Bisnis Orang Kuat Vs Kedaulatan Negara’, Gramedia 2019. dan Monster Tambang, JPIC-OFM 2013.

Sedangkan Orias disamping berbagi pengalaman selama menjabat Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau MIND ID kepada siswa dan siswi SMAK Pancasila Borong, ia juga memberi motivasi bahwa hal yang paling penting ketika diberikan kepercayaan sebagai Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau MIND ID di bawah naungan Kementerian BUMN adalah kejujuran. Menurutnya, Ia selalu berpacu pada pepatah lama pada buku sampul PKN yaitu ‘Kejujuran adalah mata uang yang berlaku dimana-mana’.

Nardin Denore.id

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!