Pemda Matim Gelar Pelatihan Literasi Sastra Lokal

Bidang PTK foto bersama Sekertaris Dinas PPO, narasumber dan peserta (Selasa, 17/20/2023) hotel Primadona Borong. Foto: Dokpri dinas PPO, bidang PTK.

BORONG, DENORE.ID- Pemerintah kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, bidang PTK menyelenggarakan kegiatan pelatihan Literasi Sastra Lokal Untuk Guru Jenjang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Tingkat kabupaten Manggarai Timur. Bertempat di Hotel Primadona Borong, 17 hingga 19 Oktober 2023.

Kegiatan diikuti 40 peserta terdiri dari kepala sekolah, guru penggerak, guru Bahasa Indonesia, Guru Bahasa Inggris  dibuka Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kabupaten Manggarai Timur.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Winselslaus Tala S.Pd ketika membuka kegiatan mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi program merdeka belajar  episode ke tujuh belas yang diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Badan Pengembangan Bahasa dengan tema Revitalisasi Bahasa Daerah: Festival Tunas Bahasa Ibu.

“kegiatan ini dilatarbelakangi kondisi bahwa banyak bahasa daerah di Indonesia yang akan punah, termasuk di kabupaten Manggarai Timur, seperti bahasa Rongga dan beberapa bahasa di lainnya Manggarai Timur. Hal tersebut, lanjut Winselslaus, dipengaruhi faktor silang budaya yakni perkawinan antar dua budaya, migrasi keluarga dan sikap tidak percaya diri, merasa diri rendah untuk mengucapkan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari. Apabila bahasa daerah punah maka kita kehilangan identitas diri, identitas masyarakat dan identitas bangsa. Untuk itu, tugas kita bersama, pemerintah, lembaga pendidikan dan masyarakat ikut serta menjaga bahasa daerah, ” pungkas Winseslaus.

Menurut Winselslaus Tala S. Pd para guru merupakan tulang punggung utama dan pelopor di masyarakat untuk merevitalisasi bahasa daerah yang ada di kabupaten Manggarai Timur. Sejalan dengan UNESCO, guru-guru Manggarai Timur diharapkan melek literasi, memiliki kompetensi  dalam hal mencintai budaya membaca dan menulis bahasa daerah yang ada di sekitar lingkungan sekolah.

“kita di Manggarai Timur, lebih unik dari kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan kabupaten lain yang ada di NTT. Manggarai Timur memiliki banyak bahasa daerah. Guru-guru yang ikut dalam kegiatan ini adalah guru-guru yang telah memenuhi seleksi. Selain memiliki tugas pokok mengajar dan mendidik siswa-siswi, Guru juga mempunyai tanggung jawab penuh dalam merawat, menghidupkan dan melestarikan bahasa-bahasa daerah di kabupaten Manggarai Timur, salah satunya melalui literasi penulisan sastra lokal, “cetus Tala

Sebagai Pelaksana Teknis, panitia kegiatan  bidang PTK, Marselinus Enggu M. Pd (Kepala Bidang pengembangan kurikulum, PTK dan Perizinan Pendidikan) menyampaikan terimakasih kepada Sekretaris Dinas PPO yang telah membuka kegiatan pelatihan, narasumber dan kepada peserta kegiatan, para kepala sekolah dan guru telah hadir. Kepada guru, Marselinus menekankan bahwa tujuan kegiatan pelatihan sebagai upaya revitalisasi bahasa daerah  untuk merawat dan mengembangkan dalam proses pembelajaran sesuai kurikulum merdeka belajar di sekolah melalui literasi budaya membaca dan menulis aksara daerah kepada siswa-siswi agar memahami nilai yang terkandung di dalam sastra lokal sebagai identitas bangsa.

“program revitalisasi bahasa secara resmi diperkenalkan 22 Februari 2023 bersamaan dengan momentum perayaan hari Bahasa Ibu Internasional yang diperingati setiap tanggal 21 Februari. Secara khusus, kabupaten Manggarai Timur telah melaksanakan kegiatan Tunas Bahasa Ibu bersama Kantor Bahasa NTT beberapa waktu lalu. Mari kita terus gaungkan utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasai bahasa asing, “ajak Marselinus.

Melalui kegiatan pelatihan literasi sastra lokal, Marselinus berharap peserta dapat mengikuti seluruh proses pelatihan literasi sastra lokal hingga menghasilkan karya.

Kegiatan pelatihan literasi budaya, penulisan sastra lokal berjalan aman dan lancar. Diawali pemaparan materi literasi, mengidentifikasi sastra lokal di Manggarai Timur, menemukan kekuatan, kelemahan, tantangan dan peluang, selanjutnya kerja kelompok menggunakan Storyboard, pemaparan hasil karya, pengumpulan naskah sastra lokal dan apresiasi pembagian buku bacaan anak oleh narasumber. Acara dipandu oleh moderator  Adrianus Harmin S. Pd, panitia Yosefina Retno Astuti Dor S.E & Anselmus Deo S. Sos, bidang PTK. Narasumber dalam kegiatan praktisi literasi NTT Ino Sengkang selaku ketua FTBM kabupaten Manggarai Timur dan Fasilitator Literasi Yayasan Pustaka Seni Indonesia (YASPENSI) (I.S*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: