Home / Kabar daerah

Minggu, 6 November 2022 - 23:17 WIB

Pemilik Lahan ditetapkan Tersangka, Masa Aksi Geruduk Kantor Kejari Manggarai

Masa aksi peduli keadilan sedang orasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Manggarai. Foto : DENORE.ID

BORONG, DENORE.ID ] Usai melakukan aksi di Kantor DPRD Kabupaten Manggarai Timur pada Rabu, (02/11/2022) kemarin atas ditetapkan Gregorius Jeramu sebagai tersangka dugaan pengadaan lahan terminal Kembur hanya karena tidak memiliki sertifikat oleh Kejari Manggarai. Kini Aliansi Masyarakat Adat Kembur melakukan aksi serupa di Kantor Kejaksaan Negeri Manggarai, Senin (07/11/2022) 

Aksi kali ini, Aliansi Masyarakat Adat Kembur menuntut agar Kejari Manggarai segera membebaskan Gregorius Jeramu dan mencabut status tersangka yang telah ditetapkan Jaksa pada Gregorius Jeramu dalam kasus pengadaan lahan Terminal Kembur. 

Aksi demonstrasi damai untuk ketidakadilan hukum di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Manggarai tersebut. Aliansi Masyarakat Adat Kembur aksi bersama-sama dengan PMKRI Ruteng. Kemudian dilanjutkan audiensi di ruangan Kejari Manggarai.

Perwakilan Masa aksi audiensi dengan Kejaksaan Negeri Manggarai di ruangan Kejari. Foto| DENORE.ID

Dalam audiensi itu mereka mempertanyakan alasan keputusan kejari Manggarai dalam menetapkan tersangka hanya karena tidak memiliki sertifikat tanah. Karena itu mereka menuntut kepastian hukum terhadap masyarakat yang ingin menjual tanahnya tapi tidak memiliki sertifikat

Penulis : Nardin | DENORE.ID

Share :

Baca Juga

Kabar daerah

Vincensius Joni Siap Menangkan Pileg Matim

Kabar daerah

Sembuh dari Sakit, Vinsensius Roja Kembali Ngantor di DPRD Matim

Kabar daerah

CV. Chavi Mitra Tidak Bayar Upah Pekerja, Ini Alasannya

Kabar daerah

Prihatin, Ruas Jalan Dermaga Borong Jadi Tempat Sampah

Kabar daerah

Pesta Rakyat HUT ke-26 Kota Ndora ditutup Secara Resmi Oleh Camat Borong

Kabar daerah

Turnamen Kompol Yulianik Cup I 40  Tim Mendaftar, Peserta Klaim Menang

Kabar daerah

Damu Damian Diusulkan Partai Perindo Maju Bupati Matim 2024

Kabar daerah

CV. Chavi Mitra Dilaporkan ke Disnakertrans Matim Gegara Belum Bayar Upah Pekerja