Untukmu Bapak ANDE-Mama Thres

Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas bersama Ibu Theresia Wisang, 40 tahun merayakan cinta.

Oleh: Winsensius Tala

Barang kali jumpa awal kita belum bisa dikatakan cinta, Jumpa awal itu cuman seonggok senyum dan cocok cocokan. Lebih tepatnya dibilang suka saja, Yang perlahan jadi sayang, Lama-lama jadi cinta.

Bukan soal berapa lama waktunya, tapi seberapa berat bebannya. Seberapa dalam sabarnya, Dan seberapa penat jalannya.

Dan si Bapak itu membiasakan diri melihat muram wajahmu. Membiasakan bilang “pas” pada tumisan sayur mu walaupun kadang asinnya sampe ubun-ubun. Membiasakan Diam atas marah mu dan “Iyo” atas bentak mu.

Lalu si Ibu itu, membiasakan bangun subuh untuk bikin kopi, dan tetap masak walau malamnya “Mela tau”. Membiasakan mencuci dan setrika baju yang habis pake lupa digantung. Membiasakan diri tetap berdoa bagi dia dan keluarga kecilnya, di malam dengan kantuk dan sisa tenaga.

Diam-diam keduanya saling membiasakan, lalu terbawa bersama waktu, mengalir bersama usia, dan hanyut dalam cinta di sela-sela doa. Hari ini cinta tetap akan tumbuh di 40 tahun pernikahannya.

Witing Tresno Jalaran Soko Kulino (cinta tumbuh karena terbiasa)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: