Home / Kabar daerah

Selasa, 29 Maret 2022 - 10:27 WIB

Warga Mondo Kesal, Aliran Listrik Tak Kunjung Masuk

Mobil milik PLN muat material instalasi listrik di Kampung Mondo Tahun 2021 silam. Foto/Yulianus Nardin/Denore.id

Mobil milik PLN muat material instalasi listrik di Kampung Mondo Tahun 2021 silam. Foto/Yulianus Nardin/Denore.id

BORONG, DENORE.ID- Tiang Pembangkit Listrik Negara (PLN) yang berdiri kokoh di Kampung Mondo, Desa Bangka Kantar, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur dipersoalkan warga. Pasalnya ratusan tiang listrik PLN yang berdiri tahun 2019 itu tidak ada kejelasan untuk akses perluasan aliran listriknya. Padahal Kampung Mondo adalah wilayah desa yang berada di dekat pusat Birokrasi Pemerintahan Manggarai Timur.

Didy salah satu warga Kampung Mondo mengaku, saat ini pihaknya sangat membutuhkan penerangan listrik PLN. Menurutnya, kondisi gelap gulita tanpa diterangi listrik di kampungnya itu merupakan situasi yang menyedihkan. Mengingat harapan besar masyarakat terhadap hadirnya program pemerintah tak kunjung dirasakan warga setempat.

Karenanya, ia menyebutkan bahwa, program Indonesia terang merupakan salah satu program palsu yang dicanangkan pemerintah.

“Padahal sebenarnya kampung kami ini berada di pusat Ibu Kota Manggarai Timur,” ujar Didy, Selasa (29/03/2022) pagi.

Dikatakannya, Kampung Mondo seolah-olah dianaktirikan pemerintah, sebab beberapa anak kampung yang notabene satu Desa dengan kampung Mondo itu sudah menikmati aliran listrik.

“Kami merasa sebagai anak tiri di Desa. Program Indonesia terang yang sudah dicanangkan untuk seluruh pelosok negeri itu adalah palsu karena sampai saat ini kami masih terbelenggu oleh kegelapan,” katanya.

Seturutnya, Ferty salah seorang pemuda di Kampung Mondo juga mengungkapkan kekecewaannya atas program pemerintah yang tidak terealisasi itu

“Sangat kecewa dengan program yang ada karena beberapa wilayah disekitar Kampung kami ini semuanya sudah merasakan pelayanan jaringan listrik sedangkan kami masih dalam kondisi yang gelap gulita, saat ini kami hanya berharap semoga Pemerintah bisa mengalirkan listrik untuk kami,” ujarnya.

Diharapkan Ferty, kondisi gelap yang dialami desanya segera ditanggapi Pemerintah Manggarai Timur sehingga program Indonesia terang yang dicanangkan benar–benar dirasakan warga yang tinggal di Kampungnya.

Sementara itu, Manajer UP2K Flores, Simi Lapebesi, saat dihubungi Denore.id menyampaikan, proyek listrik pada saat itu di Kampung Mondo pihaknya hanya prioritas tegangan menengah saja, dan tegangan rendahnya akan diusulkan tahun ini.

“Jadi tahun ini kita akan bangun trafo dan tegangan rendahnya di Kampung Mondo, Desa Bangka Kantar itu, bersabar saja, karena lokasi sudah direncanakan, Tahun 2022 ini akan realisasi,” ujarnya.

(Yulianus Nardin/Denore.id)

Share :

Baca Juga

Kabar daerah

Heremias Dupa Optimis Dapat Dukungan dari Anggota DPRD Matim

Kabar daerah

Pemdes Teno Mese Matim Diduga Gelapkan Dana BLT dan Bantuan Bencana

Kabar daerah

Kursi Wakil Bupati Matim, PKS Minta PBB Jangan Ego

Kabar daerah

Harga BBM Subsidi dan Non Subsidi di SPBU Borong Resmi Naik 

Kabar daerah

Jelang Pendaftaran, Mobil Sipri Habur didandani dengan Bendera Parpol Pengusung Paket Aset

Kabar daerah

Sapi Tualang Bebas Depan Rumah Warga di Kampung Ende

Kabar daerah

Ruas Jalan Kabupaten di Elar Selatan Rusak Parah

Kabar daerah

BPS Manggarai Timur butuh 343 orang PPL Regsosek